Wednesday , 23 April 2014
Home » Business Startup » Panduan Membuat Bisnis Plan

Panduan Membuat Bisnis Plan

Panduan membuat bisnis plan

Biasanya bisnis plan dibuat dalam suatu dokumen proposal. Namun saat ini, pengusaha diharapkan mampu membuat business plan dalam bentuk slide Power Point, dilengkapi dengan gambar yang berwarna serta grafik yang informatif. Tapi pada intinya, substansi dari bisnis plan tersebut tetaplah sama.

Jika anda pemimpin perusahaan dan ingin meningkatkan modal perusahaan, anda harus mengemukakan kunci permasalahan tentang besarnya (size) pasar anda, pengalaman tim anda, dan tujuan jangka panjang keuangan anda.

panduan membuat bisnis plan

Berikut ini 10 pertanyaan sebagai panduan membuat bisnis plan dalam slide presentasi Power Point anda:

  1. Apakah saya telah membuktikan bahwa saya sedang memenuhi kebutuhan yang belum terpenuhi di pasar?
    Cobalah untuk menguji pemasaran produk anda pada skala kecil sehingga anda dapat memperkirakan seberapa banyak yang dapat anda jual di masa mendatang.
  2. Bagaimana saya akan mendapatkan dan mempertahankan pelanggan?
    Memahami bagaimana pelanggan akan ditemukan, diperoleh, dan dipertahankan adalah sangat penting.
  3. Mengapa saya lebih baik dari pesaing, baik untuk saat ini maupun di masa mendatang?
    Jika anda mempunyai pesaing langsung, anda harus mengemukakan bagaimana anda merencanakan diferensiasi produk anda.
  4. Apa cerita dibalik perkiraan keuangan saya?
    Jelaskan bagaimana anda dapat memperoleh prakiraan keuangan tersebut.
  5. Unsur apa dari plan ini yang dapat saya gambarkan secara visual?
    Coba gunakan gambar, grafik, atau ilustrasi dalam mendemonstrasikan produk anda atau bagaimana produk tersebut berbeda dari pesaing.
  6. Apakah saya sebaiknya merekrut beberapa penasihat utama?
    Setiap perusahaan baru sebaiknya memiliki dewan penasihat yang dapat melengkapi keahlian anda serta membantu anda dalam memformulasikan business plan anda.
  7. Bagaimana saya akan menggunakan uang investor?
    Jelaskan bagaimana anda mengelola uang mereka.
  8. Apakah susunan kepegawaian (tim) saya sesuai dengan keadaan bisnis saya saat ini?
    Anda sebaiknya mendeskripsikan plan untuk merekrut karyawan, termasuk perkiraan biayanya, dan anda harus menunjukkan bahwa anda menggunakan pendekatan konservatif terhadap dana anda dan tidak membuat over-staffing (kelebihan staff yang tidak perlu)
  9. Apa rencana keluar (exit plan) dari bisnis tersebut?
    Jelaskan bagaimana suatu saat bisnis tersebut akan berkembang. Misalnya bisnis tersebut akan go public atau akan diakuisisi.
  10. Apa rencana keluar (exit plan) pribadi saya?
    Sesuaikan business plan tersebut dengan rencana anda keluar dari peruahaan (pensiun)

Demikianlah panduan membuat bisnis plan, semoga business plan anda berhasil.

Sumber: www.entrepreneur.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>